Arsip Kategori: Bola

Dipercaya Jadi Kapten, Harry Maguire Bertekad Kembalikan MU Jadi Penantang Gelar

Dipercaya Jadi Kapten, Harry Maguire Bertekad Kembalikan MU Jadi Penantang Gelar

Bek termahal di dunia, Harry Maguire sangat merasa sanjung dengan kesempatan untuk menjadi seorang kapten di Klub sebesar Manchester United. ia merasakan bahwa jabatan ini merupakan hal yang sangat tidak di lupakan, karena ini merupakan kehormatan untuk dirinya senduri yang bisa memimipin skuat nya.

Pada pertengahan musim , Secara tiba tiba Manchester United mencari kapten baru untuk skuat nya , sebelum nya kapten tersebut di berikan oleh Ashley Young. namun pada bursa Transfer di musim dingin membuat Ashley Young pindah ke Klub Seria A, inter milan.

Setan merah tidak butuh lama lagi untuk menemukan penggantinya. Ole Gunnar Solskjaer langsung memberikan ban Kapten nya kepada Harry Maguire yang mungkin belum genap 1 tahun membela Manchester United. dengan begitu Maguire pun sangat senang dengan hal tersebut karena sudah mendapatkan kepercayaan untuk memimpin tim nya.

” Ini merupakan kehormatan bagi dirin saya, karena saya di tunjukan untuk memimpin tim di saat pertandingan berlangsung” buka Maguire .

Harry Maguire juga merapa bahwa tidak ada perubahan yang ada di dirinya ketika ia sudah menjadi kapten Setan merah. ia cuman menjadi dirinya sendiri ketika di dalam ruangan atau pun sedang di atas lapangan.

Maguire juga menyebutkan bahwa Manchester United memiliki skuat yang mudah yang punya potensi yang besar untuk masa depan. jadi ia sangat yakin dengan berjalan nya waktu setan merah bisa menjadi klub yang bisa menentang kembali untuk gelar di Primer League.

Mau Harry Kane, Real Madrid dan MU Harus Pecahkan Rekor Transfer Dunia

Mau Harry Kane, Real Madrid dan MU Harus Pecahkan Rekor Transfer Dunia

Ada niatan 2 klub besar yang ingin mendapatkan jasa dari seorang Harry Kane di musim depan, mereka adalah Real Madrid maupun Manchester United namun kendalan nya adalah mereka harus bisa membayar lebih yang sudah di patokan oleh Tottenham.

Baru baru ini Harry Kane membuat pernyataan yang mungkin bisa membuat publik mengejutkan, ia merasa dengan bersama Tottenham sudah cukup dan juga akan mempertimbangkan nya lagi untuk pergi mencari klub baru demi meraih gelar Juara di musim depan.

Dari pernyataan yang di buat Harry Kane semua orang langsung berspekulasi Transfer nya pada bursa Transefer nantinya. dan dari rumor yang ada ada 2 klub besar yang sedang mengincar nya yakni Real Madrid dan Manchester United.

Menurut dari media Inggris mengatakan bahwa Tottenham sudah menyadari hal yang di buat oleh Kane . jadi untuk itu Tottenham sudah siap untuk melepaskan nya jika klub mana pun bisa memberikan dana yang sudah di patokan nya . dengan begitu Sang striker pun bisa pergi dan meninggalkan White Hart Lane.

Sebenarnya Tottenham sudah tidak kaget ketika mendengarkan sang pemain memberikan pernyataan nya, karena pihak klub juga lama tahu bhawa pemain asal inggris tersebut sangat berambisi untuk pindah klub demi mendapatkan Trofi juara. walaupun saat ini Pihak klub selalu mencari cara untuk mempertahankan nya.

Tottenham akan meminta dana yang lebih besar jika ingin mendapatkan jasa nya, jadi untuk itu ia meminta klub klub yang ingin jasa nya untuk melakukan memecahkan rekor transfer lagi yang di sebut sebut sampai 200 juta pounds.

Dua Alasan Ini Buat MU Semakin Pede Pertahankan Paul Pogba

Dua Alasan Ini Buat MU Semakin Pede Pertahankan Paul Pogba

Berita kepindahan Gelandang Manchester United ” Paul Pogba ” di musim depan pasti tidak akan terwujudkan . Manchester United sendiri sangat optimes bahwa pemain asal Prancis tersebut bisa bertahan di musim depan.

dalam 1 tahun belakangan ini Paul Pogba sering di kaitkan oleh beberapa Klub besar . hal ini karena sang pemain tidak ;agi betah di Old Trafford sehingga ia meminta Sang agen nya untuk mecari klub baru untuk nya. disisi lain Pelatih Mu saat ini masih tidak mau melepaskan nya permain terbaik nya, untuk itu Pihak Mu akan mencari cara untuk selalu mencegah hal tersebut.

Pihak ESPN menilai bahwa Manchester United saat uni masih memiliki harapan untuk mempertahakan sang pemain, kemungkinan besar nya Pogba akan bertahan lebih cukup lama di Old Trafford. dalam beberapa rumor ada beberapa alasan kenapa Pogba tidak akan meninggalkan Manchester United di musim depan.

Menurut dari laporan yang ada untuk mendapatkan seorang Pogba itu pasti mengeluarkan dana yang besar untuk mendatangkan nya . ketika ada sebuah klub yang ingin jasa nya Mu sendiri sudah memasang harga dengan angka 150 juta pounds dengan begitu klub yang ingin mendapatkan jasa nya tidak akan memenuhi patokan harga nya.

Alasan lain nya kenapa Gelandang Prancis tersebut tidak mau hengkang adalah ia sudah berubuah pikiran nya. Paul Pogba sudah sangat tertarik untuk bermain lagi bersama MU yang di karenakan setan merah menjadi tim yang sudah ganas di dalam beberapa pekan kemarin sehingga Pogba pun ingin ikuti ambil dalam hal tersebut.

jadi itu lah mengapa di musim depan Pogba akan tetap bersama Mu dan mungkin pihak Mu akan memberikan tawaran dalam kontrak nya agar bisa membela mu sampai beberapa tahun kemudian.

Manchester United Butuh Tambahan Satu Gelandang dan Satu Striker Lagi

Manchester United Butuh Tambahan Satu Gelandang dan Satu Striker Lagi

Paul Ince yang pernah menjadi pemain Manchester United merasa bahwa mantan klub nya tersebut sangat butuh 2 pemain lagi di musim depan. yakni seorang striker yang ganas dan 1 Gelandang bertahan atau gelandang serang.

Saat di latih oleh Ole Gunnar Solskjaer Manchester United sudah kembali membagun tim nya. pelahan tapi pasti itu memberikan hasil yang Positif walaupun sempat mengalami masa masa sulit nya di musim ini. namun ketika musim dingin Manchester United sudah kembali kejalur kemenangan tepatnya ia memberi Bruno Fernandes pada Januari kemarin

Kini Manchester United sudah lebih percaya diri untuk melawan Tim tim besa seperti Chelsea, Totteham maupun Manchester City dan memberikan kemenangan yang menyakinkan. walaupun begitu menururt Paul Ince Mu saat ini masih belum kuat dan masih jauh dari Liverpool maupun Manchester City.

Jadi di musim depan Ole Gunnars Solskjaer pasti akan memberi pemain baru lagi demi menambah kekuatan di skuat nya, namun Ince menyarankan bahwa harus ada pertimbangan ketika harus memberi pemain mudah dan pemain yang sudah berpengalaman.

” Di Skuat Ole ada pemain pemain yang memang tidak seharus nya berada di sana pada musim depan jadi akan ada banyak pemain yang masuk maupun pergi di skuat nya” buka Ince .

“Solskjaer harus bisa menyimbangkan skuat nya dan tidak bisa juga mengandalkan semua pemain muda. karena harus ada pemain yang lebih berpengalaman ketika ingin meyamai City maupun Liverpool” lanjut Ince .

Jadi menurut dari seorang Ince Manchester United harus mendatangkan 2 pemain lagi baik di sektor Stiker atau pun Gelandang. sebab Marcus Rashford harus butuh pendamping dan harus butuh Support sehingga ia pun bisa konsisten untuk mencetak gol.

Manchester United Sudah Diidolakan Odion Ighalo Sejak Kecil

Odion Ighalo kembali memperlihatkan performa luar biasanya saat klubnya, Manchester United berhasil menaklukan LASK dengan skor akhir 5-0 diputaran pertama babak 16 besar ajang Liga Europa di Stadion Linzer, Jumat (13-03-2020) dinihari WIB. Pesepakbola asal Nigeria ini memiliki kontribusi dalam kemenangan United dengan menyumbangkan 1 gol dan 1 assist.

Tapi siapa sangka, saat Ighalo masih kecil, dirinya harus berusaha dengan keras untukl bisa melihat performa klubnya, Manchester United menjalankan laga. Dirinya mengaku menyisihkan uang jajannya untuk menabung selama sepekan agar bisa menyaksikan Manchester United di TV pada akhir pekan.

Ighalo sendiri tumbuh besar di Nigeria dan tidak pernah mau menyembunyikan kegembiraannya karena bisa bermain untuk klub yang sudah diidolakan sejak dirinya masih kecil.

Ditemui saat sesi wawancara dari Football Focus setelah laga kontra LASK selesai, Ighalo mengungkapkan dan menceritakan masa kecilnya dulu. Dirinya hanya bisa melihat dan menyaksikan Manchester United ditempat yang menyediakan nonton bersama yang harus mengeluarkan dana jika ingin menonton bareng.

Dilansir oleh media Manchester Evening News, Odion Ighalo berkata, “Anda harus pergi ketempat yang ada menyediakan nonton bareng dan menyaksikan bola secara ramai-ramai jadi untuk bisa menontonnya saya harus menyisikan uang jajan untuk menabung. Itu dimulai dari hari senin sampai Jumat agar saya bisa menonton”.

Semangat Odion Ighalo untuk bermain di Manchester United dipercaya sebagai salah satu faktor perubahan yang signifikan dari klub besutan dari Sir Alex Ferguson akhir-akhir ini. Selain Ighalo, Bruno Fernandes juga memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan performa The Red Devis.

Kedua pemain tersebut didatangkan Manchester United pada bursa transfer musim Januari. Ighalo baru saja resmi bergabung dengan United dengan status pemain pinjaman pada hari terakhir bursa transfer musim Januari. Manchester United sangat senang dengan pilihan mereka dan tidak salah karena sudah berhasil memboyon kedua pemain berbakat tersebut.

Ighalo berkata, “Saya sangat senang bisa melakukannya karena dihidup saya saat ini semuanya tentang sepak bola. Saya senang bisa bermain sepak bola dengan teman-teman dan senang bisa menonton klub saya bertanding”.

Anthony Martial Berharap Bisa Menjadi Pemain Andalan Timnas Prancis

Anthony Martial memilki sebuah harapan untuk bisa menjadi pemain andalan ditimnas Prancis diajang Piala Eropa 2020. Apalagi mengingat bahwa dirinya sudah lama tidak memakai jersey tim berjulukan The Red Devils.

Pesepakbola berusia 24 tahun ini memang sedang dalam performa yang sangat prima dimusim ini. Dirinya berhasil mencatatkan 17 gol dari 31 laga yang dijalaninya dengan Manchester United musim ini.

Dengan performa yang dimiliki Martial tersebut, dirinya sebenarnya sudah lama tidak memperkuat timnas Prancis. Dirinya terakhir kali bermain dengan Les Bleus dibulan Maret 2018 yang lalu.

Martial sangat berharap performanya dengan performa yang sedang dalam keadaan membaik, dirinya bisa diajak untuk bergabung di timnas nasional dalam ajang Piala Eropa 2020. Dilansir dari media RMC Sport, Martial mengatakan, “Ya, untuk saat ini saya sudah berpikir bagaimana untuk bisa kembali ketimnas Nasional”.

Martial sendiri mengaku bahwa dirinya memiliki ketertarikan untuk bisa membela timnas Prancis diajang Piala Eropa 2020. Oleh karena itu dirinya berjanji akan terus berjuan untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk menempati posisi yang saat ini berada dibawah kepelatihan dari Deschamps.

“Saya sangat ingin bermain diajang Piala Eropa 2020 dan biarkan ini semua mengalir serta kita akan lihat apa yang akan terjadi nantinya. Saat ini saya hanya perlu menjalankan tugas yang ada dengan baik”, ungkap Martial.

Martial menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu mau memikirkan keadaan yang membicarakan peluangnya untuk bisa bermain ditimnas nasional ajang Piala Eropa 2020. Saat ini dirinya hanya akan fokus terhadap klubnya dan membantu klubnya, Manchester United untuk mengakhiri musm dengan sebaik mungkin.

Martial berkata, “Saya akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk Manchester United. Saya berharap Manchester United bisa mengakhir musim dengan baik dan mampu mengakhiri musim diposisi empat besar. Saya akan berjuang untuk bisa mencetak gola sebanyak mungkin musim ini”.

Martial memilki potensi untuk mendapatkan kesempatan untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya ditimnas Pranci pada akhir bulan ini. Laga tersebut dimulai dengan laga uji coba melawan Ukraina dan Finlandia.

Liverpool Akhiri Krisis Dengan Membungkam Bournemouth

Liverpool akhirnya dengan bangga berhasil mengakhiri masa kritisnya setelah berhasil membungkam Bournemouth dilaga lanjutan ajang Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (07/03/2020). Laga tersebut berakhir dengan skor 2-1.

Gol kemenangan Liverpool tersebut dicetak oleh Mohamed Salah dan Sadio Mane. Klub besutan dari Jurgen kloop ini tampil dengan sedikit berbeda. Dalam laga tersebut mereka menempatkan Adrian dibawa mistar gawang.

Dengan aksi yang dilakukan The Reds, membuat mereka langsung tampil menekan dimenit awal pertandingan. Diawali dengan serangan balik, mereka tertinggal 0-1 dari Bournemouth. Callum wilson memanfaatkan serangan balik dengan baik melalui umpan dari Lerna dimenit ke-9.

Tidak mau ketinggalan, Liverpool langsung bergerak dan menunjukkan aksinya. Firmino langsung berusaha mencetak gol namun aksinya tersebut dihalang oleh Ramsdale. Liverpool berjuang cukup lama untuk bisa menyeimbangkan gol.

Usaha tersebut pun membuahkan hasil, Liverpool berhasil mencetak gol penyeimbang lewat aksi yang dilakukan Mohamed Salah dimenit ke-25. Salah memanfaatkan umpan tarik yang dilakukan oleh Sadio Mane.

Bournemouth melakukan blunder dimenit ke-33. Dengan blunder tersebut, Liverpool berhasil mencetak gol kedua lewat Sadio Mane dari umpan Virgil van Dijk dimenit ke-33. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Sampai wasit meniupkan peluit bertanda usainya permainan babak pertama, Liverpool masih unggul dengan skor 2-1 atas Bournemouth.

Babak kedua permainan pun berlanjut, Liverpool kembali tampil dengan menyerang tetapi serangan tersebut masih gagal untuk dijadikan gol. Chamberlain mencoba aksinya dengan melakukan tembakan dari jarak jauh tetapi mengenai Ake dimenit ke-49.

The Reds kembali berusaha dengan memanfaatkan peluang yang ada dimenit ke-67. Tetapi sundulan dari Van Dijk te[at mengenai arah Ramsdale. Tak hanya berhenti disitu saja, Sadio Mane kembali mendapatkan peluang dimenit ke-75 tetapi tembakannya tersebut meleset dan mengenai tiang.

Sampai berakhirnya laga, skor 2-1 tetap bertahan untuk Liverpool. Dengan Demikian Liverpool berhasil memenangkan pertandingan tersebut dan berhasil menjaga keunggulan dari klub serivalnya.

Untuk saat ini Liverpool berada diposisi puncak klasemen liga Inggris dengan total perolehan poin sebanyak 82 poin dan hanya terpaut dengan 2 poin dari pemegang posisi kedua diklasemen sementara, Manchester City.

Kekalahan Manchester United dari Burnley Membuat Masalah Menumpuk Untuk Ole Gunnar Solskjaer

Kekalahan Manchester United dari Burnley Membuat Masalah Menumpuk Untuk Ole Gunnar Solskjaer

Pada saat peluit akhir berbunyi di sekitar Old Trafford, stadion itu hampir tidak setengah penuh. Banyak pendukung tuan rumah telah mencemooh kinerja tim mereka saat istirahat. Tampilan babak kedua yang sama arahnya memberi mereka sedikit insentif untuk bertahan sampai akhir.

Sisi Ole Gunnar Solskjaer memiliki kesempatan untuk menutup celah di empat besar setelah Chelsea bermain imbang dengan Arsenal. Sebagai gantinya, mereka dibiarkan untuk merenungkan kekalahan Liga Premier kedelapan musim yang semakin buruk. Masalahnya meningkat dan tekanan meningkat pada pria di ruang istirahat itu.

Sejak Solskjaer dijadikan manajer permanen pada bulan Maret, Manchester United kini telah kehilangan lebih banyak pertandingan Liga Premier daripada yang mereka menangkan, hanya mengambil 42 poin dari kemungkinan 96. Ini lebih sedikit dari Wolves, Crystal Palace dan Everton dan itu menimbulkan pertanyaan serius atas arahan mereka.

Sungguh luar biasa bahwa mereka masih duduk setinggi kelima. Tetapi kekalahan dari Wolves di pertandingan Liga Premier mereka berikutnya – dan hasil yang tidak mungkin diberikan bukti baru-baru ini – bisa membuat mereka serendah kedelapan. Itu mungkin akan menjadi refleksi yang lebih akurat tentang di mana sisi ini berada sekarang.

Solskjaer dapat menunjukkan cedera sebagai faktor penyebab. Lini tengahnya dicukur dari Paul Pogba dan Scott McTominay. Victor Lindelof dikesampingkan karena sakit terhadap Burnley. Dan pertandingan kedua United tanpa Marcus Rashford menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk menyerang bala bantuan.

Dengan tidak adanya Rashford, sorotan jatuh pada Anthony Martial. Pemain Prancis ini telah bermain hampir secara eksklusif sebagai penyerang tengah tahun ini dan datang ke pertandingan ini setelah mencetak empat kali dalam lima penampilan sebelumnya di Liga Premier. Tetapi ketidakkonsistenan tetap menjadi masalah utama dan tampilan ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah dikenal tentang kesesuaiannya dengan peran tersebut.

Pada menit ke-16, ia ditempatkan dengan sempurna delapan meter dari gawang untuk mengirim umpan balik Aaron Wan-Bissaka, tetapi entah bagaimana gagal terhubung dengan baik dengan bola. Ketika Nemanja Matic memilihnya di posisi yang sama kemudian di babak pertama, ia ragu-ragu, membiarkan Burnley pulih.

Alih-alih, banyak momen terbaiknya datang ketika ia menjatuhkan diri lebih dalam, ke area yang ia rasa lebih nyaman, area di mana ia dapat menghubungkan permainan dan mendorong United maju dalam serangan balik. Ia juga memberi tahu bahwa ia menciptakan lebih banyak peluang bagi orang lain daripada dirinya sendiri yang menembak tepat sasaran.

Kegagalan klub untuk menggantikan Romelu Lukaku satu-satunya penyerang alami mereka selama musim panas terlihat semakin mahal – terutama ketika pemain Belgia itu terus mencetak gol dengan begitu bebas untuk Inter Milan di Serie A – dan tidak membantu layanan dari lini tengah sangat buruk .

Ada sedikit cara struktur atau arah di daerah itu dan Andreas Pereira melambangkan masalah melawan Burnley. Pemain asal Brasil itu telah ditempatkan di posisi ke-10 untuk sebagian besar musim ini, dengan Solskjaer memintanya untuk memberikan kreativitas dari lini tengah yang kurang dimiliki tim ini karena absennya Pogba.

Tetapi tidak mengherankan bahwa ia adalah orang yang dikorbankan untuk Mason Greenwood di paruh waktu. Pereira telah mengambil kepemilikan pada banyak kesempatan di sepertiga akhir, tetapi tidak pernah tampak seperti menemukan jalan melalui garis pertahanan Burnley. Sebaliknya, ia mencoba serangkaian tembakan spekulatif yang tidak menyulitkan Nick Pope.

Wan-Bissaka adalah satu-satunya outlet penyerangan berbahaya United. Tetapi ketika Martial tidak gagal memanfaatkan pengirimannya, orang lain melakukannya. Di pertengahan babak pertama, dan dari posisi yang mirip dengan Martial, Juan Mata hanya bisa menendang peluang yang tampaknya sederhana ke kakinya sendiri.

Solskajer tidak dapat menanggung kesalahan atas kesalahan-kesalahan itu. Dia juga tidak bisa dianggap bertanggung jawab atas cara Manchester United terus menyeret tumit mereka di pasar transfer. Tetapi perjuangan defensif mereka tentu saja berdampak buruk padanya mengingat investasi yang mewah selama musim panas.

Solskjaer bekerja dalam keadaan sulit dan banyak masalah di klub sebelum penunjukannya. Tetapi sementara ada banyak pertanyaan yang diajukan tentang hierarki klub, semakin sulit bagi orang yang bertanggung jawab atas tim untuk mempertahankan rekornya. Ada pengaturan malaise di Old Trafford dan tribun setengah kosong membuktikannya.

Mezut Ozil Senang Mikel Arteta Menjadi Pelatih Arsenal

Mezut Ozil Senang Mikel Arteta Menjadi Pelatih Arsenal

Saat ini Mesut Ozil mengakui dia merasa lebih baik untuk mengenali kehidupannya bersama The Gunners setelah kehadiran Mikel Arteta yang menjadi pelatih dan menggantikan Unay Emery.

Mesut Ozil mempunyai hubungan yang kurang harmonis bersama Unay Emery dan bukan sebuah rahasia lagi. Dengan sebab itu membuat Mesut Ozil kurang mendapat menit bermain bersama tim utama Arsenal saat Unay Emery menjadi pelatih.

Saat ini manajemen Arsenal sudah memecat Unay Emery dan memutuskan untuk menggantinya dengan Mikel Arteta yang menjadi pelatih The Gunners. Mesut Ozil bersyukur pada kenyataan tersebut juga berharap agar dia dapat fokus dengan sepenuhnya dan memberikan segalanya untuk Arsenal.

“Dengan pelatih sebelumnya saya mengalami sebuah kesulitan. namun saat ini semua telah berubah juga saya sangat bahagia dengan semua ini.”Kata Mesut Ozil.

“Saat ini saya bermain secara teratur dan semuanya juga dapat berjalan dengan secara bai. Mikel Arteta sperti yang saya katakan, mengejutkan bagi banyak orang jika dia memahami klub dengan waktu yang sangat singkat.”Imbuh Mesut Ozil.

Bagi Mesut Ozil, Mikel Arteta sudah melakukan pekerjaanya dengan sangat baik dan menjadi seorang pelatih The Gunners yang sangat hebat. Mesut Ozil percaya jika Mikel Arteta adalah pelatih yang sangat tepat untuk Arsenal. Mikel Arteta adalah sosok yang haus dengan kesuksesan dan juga gelar.

“Semua sesuatu tentang Mikel Arteta positif, pada kisah Mikel Arteta sedikit berbeda karena saya kurang begitu ingat kapan ia keluar dari speak bola saat itu, namun semua itu belum berkhir, dengan cara ini semua pemain bisa memahami dengan lebih mudah untuk diketahui.”Jelas Mesut Ozil.

Sekarang Arsenal berada pada peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League 2019/2020. The Gunners baru mengoleksi 28 poin dari 22 pertandingannya. Mezut Ozil berharap dengan datangnya Mikel Arteta saat ini dan menjadi pelatih Arsenal dapat membuat tim menjadi lebih sukses dan dapat mengangkat trofi agar apa yang diinginkan Mesut Ozil dapat tercapai pada saat ini bersama Arsenal dan Mikel Arteta yang menjadi pelatihnya.

Bale Selamatkan Madrid Dari Kekalahan Zidane Merasa Tak Enak Hati

Nama Gareth Bale tampaknya sudah tidak memiliki masa depan di Real Madrid mengingat ucapan Zinedine Zidane yang secara terang-terangan mengusir pemain asal Wales tersebut. Sayangnya ucapan Zidane beberapa waktu yang lalu tampaknya membuat sang pelatih sedikit menyesal. Sebab sang pemain berhasil menyelamatkan Madrid dari kekalahan ketika bertanding melawan Arsenal di ajang ICC di Amerika Serikat.

Real Madrid sendiri hampir tumbang ketika ketika Arsenal berhasil mencetak dua gol di babak pertama. Dan Madrid berhasil bangkit melalui gol yang dicetak oleh Gareth Bale dan Marco Asensio. Bale sendiri tak disangka diturunkan oleh Zidane pada babak kedua terlebih ia sudah mengutarakan kepada media jika Bale sudah tidak akan bermain untuk Madrid ketika klub asal ibu kota Spanyol itu bermain melawan Bayern Munchen di ajang yang sama.

Arsenal yang bermain pada babak pertama dengan skuat utama mereka berhasil unggul lewat penalti, Alexandre Lacazette menit ke 23 dan Pierick Emerick Aubameyang di menit ke-37. Bale sendiri berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-56 dan Marco Asensio pada menit ke-59. Real Madrid sendiri akhirnya berhasil memenangkan pertandingan usai drama adu penalti 3-2.

Keberhasilan Bale menyelamatkan muka Real Madrid dari kekalahan menjadi pembuktiaan dan balasan keras bagi management Real Madrid serta sang pelatih Zinedine Zidane usai dirinya diperlakukan begitu buruk oleh klub. Lantas bagaimana komentar Zidane melihat penampilan Bale.

‘’Saya memasukan dia pada babak kedua, dia ingin bermain dan saya memainkannya. Dia berlatih dengan sangat bagus bersama tim. Dia bersama kami saat ini tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.’’ tutur pelatih asal Prancis ini.

Beberapa hari yang lalu tepatnya ketika Real Madrid kalah oleh Bayern Munchen pada pertandingan International Championship Cup (ICC).Zidane sempat mengungkapkan jika dirinya sudah memutuskan jika pemain berusia 30 tahun itu akan segera dilepas ke klub lain dan hanya menunggu waktu untuk proses transfernya.

Sontak komentar Zidane memancing amarah banyak orang terutama pengamat sepak bola dan agen Bale Jonathan Barnett. Barnet mengungkapkan jika Zidane tidak menghormati Bale sebagai pemain yang memberikan 4 trofi Liga Champion.

‘’Gareth adalah pribadi yang baik, dia bukan pemain yang berulah di luar lapangan. Dia seharusnya menghormatinya karena tanpa dirinya Madrid tidak akan mampu  menjuarai 4 kali Liga Champion.’’

Zidane sendiri mengaku jika dirinya belu mengetahui bagaimana kedepannya dan ia sendiri sedang menunggu management klub untuk segera memberikan jawaban.

‘’Dia bersama kami, untuk saat ini tapi kita semua tahu bagaimana situasinya. Kita akan menunggu dan klub akan segera memberikan jawaban atas situasinya.’’ beber Zidane.

Marcus Rahsford Percaya Diri MU Mampu Tembus 4 Besar Liga EPL

pemain lini depan Manchester United yakni Marcus Rahdford sangat percaya diri bahwsan nya Manchester United mampu akan finish di posisi empat besar di kompetisi Liga Premier Leageu 2019-2020 pada musim ini. Manchester United berhasil mengemas tiga kemenangan secara beruntun yang berhasil di raih pada belakangan hari ini yang akan menjadikan sinyal are kebangkitan Manchester United.

Sudah dua bulan pertama dari musim panas ini, Manchester United terus menerus menjadi sorotan. Klub sepak bola yang di latih oleh Ole Gunnar Solskjaer tersebut belakanga ini banyak sekali mendapatkan kritikan setelah Manchester United kesulitan untuk meraih hasil kemenangan, sehingga hal ini membuat Manchester United hampir masuk ke zona degradasi.

Akan tetapi, sejak berhenti di kompetisi internasional terakhir, Manchester United mulai kembali menunjukkan tanda tanda akan kebangkitan nya. Usai berhasil menahan imbang sang juara kompetisi Liga Inggris 2018-2019 yakni Liverpool, Manchester United pada saat ini kembali lagi berhasil mengoleksi sebanyak tiga kemenangan secara beruntun di semua kompetisi sepak bola yang di hadapi nya.

Marcus Rahsford sangat percaya diri bahwa momentum positif yang sedang Manchester United dapatkan bisa menjadikan Manchester United penantang gelar yang serius. “Jika kamu mendapatkan sebuah hasil kemenangan beruntun di awal kompetisi yang baru di mulai, maka kemana pun arah tim kamu berjalan di kompetisi musim ini akan berubah,” Ujar pemain lini depan Manchester United yakni Marcus Rashford kepada media sepak bola yakni Sky Sports.

Marcus Rashford pun mengakui bahwa dari ketiga hasil kemenangan beruntun di Manchester United yang berhasil di raih oleh rekan rekan setim nya pada sejauh ini berhasil membawa dampak positif yang begitu sangat besar untuk para anak asuhan Ole Gunnar Solskjaer yakni di Manchester United.

Marus Rashford percaya bahwa para anak asuhan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United akan semakin percaya diru dan juga sangat siap untuk menghadapi tim sepak bola manapun di kompetisi Liga Premier League ataupun di kompetisi lainnya yang Manchester United ikuti.

Sholes Menilai Mezut Ozil Cocok Untuk MU

Pemain legenda di Manchester United yakni Paul Scholes ingin mantan klub sepak bola nya mendatangkan gelandang serang Arsenal yakni Mesut Ozil. Walaupun, Paul Scholes tahu pasti akan sulit bagi Manchester United untuk mendatangkan mantan gelandang Real Madrid yakni Mesut Ozil tersebut.

“Saya rasa Mesut Ozil merupakan pemain yang bisa menjadi tulang punggung di lini tengah untuk Manchester United,” Ujar Paul Scholes seperti yang di bertikan media sepakbila yakni sportskeeda di depan halaman resmi Manchester United.

Mesut Ozil pada sekarang ini sedang menghadapi kondisi yang begitu sangat sulit di Arsenal. Hal ini di karenakan terjadi persetruan antar sang pemain yakni Mesut Ozil dan sang pelatih Arsenal yakni Unai Emery di Arsenal.

Di kompetisi musim panas 2019-2020 ini, Mezut Ozil hanya baru tercatat dua kali bermain untuk Arsenal. Para media media sepak bola Inggris pun datang ramai untuk memberitakan Mezut Ozil apakah pada bursa tranfer musim dingin tahun depan akan di jual oleh Arsenal pada bulan awal bulan Januari 2020.

Untuk bisa menggapi hal seperti ini, Paul Scholes mengaku sama sekali tidak paham. Akan tetapi pria yang sudah berusia 44 tahun tersebut percaya, kalau pemain asal Germain yakni Mesut Ozil masih cukup bagus apa bila bisa bermain di Manchester United.

“Saya rasa Mesut Ozil memiliki kualitas permainan yang luar biasa. Mesut Ozil telah berhasil menunjukkan nya sepanjang karier sepak bola nya. Mesut Ozil bisa manjadi kunci jawaban jangka pendek untuk Manchester United. Saya tidak tahu, ini semua terserah pada diri ya,” Ujar Paul Scholes.

Lebih lanjut nya, Paul Scholes mengakui seperti nya tidak akan mudah bagi Manchester United untuk mendatangkan Mesut Ozil ke stadion Old Trafford. Akan tetapi, jika hal seperti ini terwujud maka Manchester United akan mendapatkan ke untungan.

“Saya sendiri tidak dapat melihat kejadian seperti ini akan terjadi, akan tetapi Mesut Ozil merupakan pemain yang sangat di butuhkan oleh Manchester United pada saat ini,” ujar Paul Scholes di depan hadalan media sepak bola Inggris.

Juventus Dan MU Berpeluang Untuk Dapat Ivan Rakitic

Pemai gelandang serang Barcelona yakni Ivan Rakitic di beritakan saat ini sudah memutuskan untuk segera hengkang dari Barcelona. Ivan Rakitic disebut sebut juga akan segera pindah atar klub sepak bola Inggris yakni Manchester United atau klub sepak bola Italia yakni Juventus.

Pada bursa trafer pemain musim panas lalu, Barcelona memutuskan untuk akan mendatangkan pemain gelandang serang baru. Barcelona berhasil mendatangkan Frenkie De Jong dari klub sepak bola Belanda yakni Ajax Amsterdam dengan dana sebesar 75 juta Euro.

Kedatangan pemain baru di lini tengah Barcelona itu memberikan sebudah dampak yang begitu kurang baik untuk Ivan Rakitic. Jam bermain dari Ivan Rakitic di Barcelona sangat berkurang drastis di kompetisi musim panas 2019-2020 ini, Sehingga Ivan Rakitic di beritakan sudah tidak betah lagi di Barcelona.

Marca memberitakan bahwa pemain timnas Kroasia yakni Ivan Rakitic sudah mulai mencari klub sepak baru yang mau menampung nya pada bulan Januari 2019 pada saat di buka nya bursa tranfer pemain musim dingin nanti. Ivan Rakitic pun di beritakan sedang mempertimbangkan tawaran yang di berikan oleh Juventus dan Manchester Unied.

Menurut hasil laporan tersebut, Juventus dan juga Manchester United di perkiraka akan menjadi klub sepak bola pelabuhan bagi Ivan Rakitic berikut nya. Hal ini di karenakan Juventus dan juga Manchester United berhasil menunjukkan keseriusan nya untuk mendapatkan tanda tangan dari sang pemain gelandang yakni Ivan Raktic.

Sepak pada kompetisi musim panas lalu, kedua klub sepak bola raksasa Europa tersebut sudah memang sangat tertarik dengan Ivan Rakitic dan ingi segera mendatangkan nya. Kedua klub sepak bola tersebut pernah sempat mengajak Ivan Rakitic untuk segera angkat kaki dari Barcelona, akan tetapi pada saat ini Ivan Rakitic menolak nya dengan keras.

Dengan keadaan Ivan Rakitic yang sedang tidak menentu di Barcelona,Ivan Rakitic seperti merasa bahwa kedua klub sepak bola elit Europa tersebut bakal menjadi sebuah pilihan yang bagus untuk melanjutkan karie sepak bola profesional nya tersebut.

Alexis Sanchez: Pemain Sepak Bola Seperti Romelu Lukaku Sudah Tidak Ada Lagi Didunia

Penyerang lini depan Inter Milan yakni Alexis Sanchez memuji performa permainan dari Romelu Lukaku, yang merupakan rekan pemain sepak bola setim nya sejak berseragam Manchester United dulu. Alexis Sanchez menggap bahwa pemain yang baru berusia 26 tahun yakni Romelu Lukaku tersebut sudah tidak ada dua nya lagi di dunia ini.

“Kalian sudah tidak akan bisa lagi untuk menemukan pemain sepak bola seperti Romelu Lukaku, di mana pun di dunia ini,” Ujar Alexis Sanchez seperti yang di beritakan oleh Express, pada hari jumat 13-09-2019.

Romelu Lukaku sekarang ini sudah resmi bergabung ke klub sepak bola asal Italia yakni Inter Milan pada bursa tranfer pemain musim panas 2019 ini. Inter Milan menebus Romelu Lukaku dari Manchester United dengan biaya tranfer sebesar 74 juta pound sterling atau sekitar (Rp 1,27 triliun) . Tidak lama kemudian, jejak dari pemain timnas asal Belgia tersebut di ikuti oleh pemain setim nya yakni Alexis Sanchez.

Beda nya, Alexis Sanchez datang ke Inter Milan sebagai pemain pinjaman pada akhir kompetisi musim panas ini berakhir. Aan tetapi, Manchester United tetap akan memberikan gaji sebesar 300 ritu pound Sterling atau sekitar Rp 5,2 miliar per minggu nya.

Alexis Sanchez di datangkan oleh Manchester United pada awal bulan Januari 2018 silam. sedangkan Romelu Lukaku di datangkan ke Manchester United dari Evertoon sat tahun lebih awal yakti sekitar 2017 ketimbang Alexis Sanchez.

Alexis Sanchez terang terangan mengungkapkan alasan nya kenapa diri nya dan jug Romelu Lukaku bisa lebih nyaman bersama klub sepak bola asal Italia yakni Inter Milan.

“Romelu Lukaku dan begitu juga saya berlatih dengan sangat baik di Inter Milan, Akan tetapi, kami perlu bermain yang lebih banyak dalam permainan untuk bisa mencapai performa terbaik,” Ujar Alexis Sanchez.

“Itu bukanlah waktu yang begitu baik bagi kami selama berada di Manchester United. Terlalu begitu banyak perubahan. Ketika kalian banyak berubah, itu sangat sulit. Romelu Lukaku maupun saya berlatih dengan sangat baik. Saya seperti bisa merasakan nya di sini di klub sepak bola Italia yakni Inter Milan.” Ujar Alexis Sanches.

Terlalu Egois, Lini Depan Liverpool Dikecam Wenger

Mantan pelatih Arsenal yakni Arsene Wenger menggomentari gaya bermain dari pemain bintang Liverpool yakni Mohamed Salah, bekas pelatih Arsenal tersebut mengatakan bahwa Mohamed Salah terlalu egosi di dalam kotak pinalti.

Minggu lalu bench Liverpool menjadi sorotan saat bertanding melawan Burnley. Hal ini di karenakan Sadio Mane seperti nya sangat kesal dengan rekan setim nya yakni Mohamed Salah yang sama sekali tidak memberi nya umpan bola pada saat gawang dari Burnley dalam keadaan kosong.

Pelatih Liverpool yakni Jurgen Klopp membantah para anak asuh nya memilik konflik. Jurgen Klopp justru menyebut bahwa para anak asuhan nya tersebut terlalu bersemangat untuk mencetak gol ke gawang lawan.

“Saya rasa gaya bermain dari Mohamed Salah itu sendiri mirip seperti gaya bermain dari pemain bintang asal Barcelona yakni Lionel Messi . Namun beda nya, Lionel Messi memiliki paket yang sedikit lebih komplit dari pada Mohamed Salah,” Ujar mantan pelatih Arsenal yakni Arsene Wenger yang di beritakan oleh Metro.

“Lionel Messi tahu kapan waktu untuk mencetak gol dan kapan harus mengumpan bola kepada rekan nya untuk mencetak gol. Sementara dari Mohamed Salah itu sendiri di Liverpool sudah terlalu egosi untuk mencetak gol untuk diri nya sendri,” Ujar Arsene Wenger menambahkan

Walaupun demikian Arsene Wenger percaya bahwa Mohamed Salah masih bisa lebih berkembang lagi di Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp. Mohamed Salah bisa di prediksi bakal akan menyamai prestasi dari bintang pemain Barcelona yakni Lionel Messi pada masa mendatang nanti.

“Ya benar sekali, saya sendiri begitu suka gaya permainan dari Mohamed Salah. Selain itu saya juga begitu senang dengan gaya bermain dari Sadio Mane,” Ujar sang pelatih Legendaris Arsenal yakni Arsene Wenger.

“Pada saat Mohamed Salah semakin dewasa maka Mohamed Salah akan semakin tahu benar di mana kesempatan untuk mencetak gol dan mana juga kesempatan untuk mengumpan kepada rekan setim nya. Selain itu Mohamed Salah juga harus selalu tampil dengan performa terbaik nya agar bisa menyamai prestasi Lionel Messi.

Coutinho akan lepas dari barcelona ke munchen

kabar kabar dari philippe coutinho akan segera berpindah ke bayermunchen yang diisukan dengan peminjaman pemain dari barcelona , namun  juga ada yang menuturkan bahwa countinho sebagai pemain asal brazil itu akan hengkan menuju jerman ketika kesepakatan bursa transfer terjadi pada musim baru ini

guillermo armor sebagai direktur barcelona juga sempat dan sudah bertemu dengan direktur pengurus bayern munchen yakni salihamiidzic , pertemuan ini berlangsung di kota barcelona mengenai perihal pinjam pemain kepada barcelona

dengan adanya kesepatakan antar 2 klub tersebut sepertinya coutinho dalam waktu yang tidak diketahui tidak dapat masuk kedalam skuat barcelona dalam laga melawan athletic bilbao, bagaimanapun coutinho sangat menyayangkan hal ini karena tidak masuk kategiru melawan bilbao

“kami barcelona bermaksud meminjamkan coutinho kepada bayern muchen atas kesepakatan yang kami buat bersama”

hal tersebut dibenarkan dan juga diluruskan oleh direktur olahara dari bayern munchen itu sendiri

“kesepakatan ini terjadi karena antara barcelona dengan klub bayern munchen memiliki hubungan yang sangat baik  , meskipun begitu semua membutuhkan proses agar hal ini menjadi bursa transfer yang tidak dirumitkan  atau bisa dikatakan berjalan dengan baik” tutur salihamidzic

coutinho yang belum bergabung lama dengan barcelona atau diperkirakan lamanya hanya satu pekan musim berjalan bersama yang diketahui pinangan dari pemain liverpool tepatnya akan kembali segera berpindah ke bayern munchen

coutinho dikategorikan sebagai salah satu pemain yang tidak murah untuk dipinang tidak juga menunjukan performa terbaik terakhir kali bermain dengan klubnya saat ini yakni barcelona , hal ini menjadi picuan dimana barcelona dapat melakukan kesepakatan dengan bayern munchen.

Ole Gunnar solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer Memberikan Alasan Perihal Tentang Pembelian Striker Baru

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer akhirnya buka suara setelah sering di pertanyakan mengapa sang pelatih tidak mendatangkan Striker baru pada bursa transfer musim panas ini. Ole Gunnar Solskjaer yang mengadakan konferensi terbuka untuk menyambut musim baru 2019-2020 di Premier League akhirnya menjawab bahwa Manchester United tidak kekurangan Striker sama sekali sebaliknya bahwa fakta yang benar adalah Manchester United memiliki sangat banyak Striker berkualitas.

Pembelian Striker baru di anggap Ole Gunnar Solskjaer adalah suatu pemborosan, saat ini mereka memiliki Paul Pogba, Daniel James, Anthony Martial, Marcus Rasford, Frederico Rodrigues, dan masih banyak lagi pemain yang bisa menempati posisi Striker di Manchester United. Walaupun baru saja Romelu Lukaku pindah ke Inter Milan dengan harga transfer 74 juta poundsterling hal tersebut tidak akan berpengaruh banyak performa dari Manchester United yang di anggap telah kehilangan Strikernya.

Banyak orang mengira bahwa dengan menjual Romelu Lukaku, Ole Gunnar Solskjaer akan mendatangkan pemain berkelas di bagian Strikernya tetapi pada kenyataannya hal tersebut adalah salah besar. Pada saat ini Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahwa fokus utama dari Manchester United adalah memperkuat bagian pertahanannya sehingga para Striker depan dapat fokus terhadap bagian penyerangan dari Manchester United.

Ole Gunnar Solskjaer mengatakan ia sangat percaya kepada para penyerangan yang ada di Manchester United, pada musim lalu Rashford, Pogba dan Martial telah mencetak banyak gol untuk mereka, selain itu mereka juga memiliki Lingard dan James yang sangat bisa di andalkan untuk bisa menciptakan banyak peluang di posisi sayapnya.

Jadi alasan bahwa Manchester United tidak memiliki Striker yang bagus adalah hanya sebuah pendapat saja, terbukti saat ini mereka telah memiliki sangat banyak Striker berkualitas yang bahkan sering di buru oleh club besar lainnya pada bursa transfer musim ini.

Selanjutnya mengawali pertandingan di Premier League musim 2019-2020, Manchester United akan menjalani pertandingan pertama mereka di kandang sendiri di Old Trafford. Pada tanggal 11 Agustus nanti mereka akan melawan Chelsea sebagai pembukaan pertandingan pertama mereka.

messi

Lionel Messi Resmi Di Larang Bermain Pertandingan International Bersama Argentina

Akhirnya salah satu anak emas dari Barcelona, Lionel Messi resmi di hukum oleh CONMEBOL yang merupakan Badan Sepak Bola Amerika Selatan. CONMEBOL memberikan hukuman berupa larangan untuk bermain di Level International untuk Lionel Messi selama 3 bulan kedepan untuk bintang asal Argentina tersebut.

Hukuman di berikan oleh CONMEBOL di karenakan sikap Lionel Messi yang melakukan protes secara terus-menerus atas kepemimpinan wasit yang di nilai dirinya tidak FAIR terhadap Timnas yang ia pimpin. Menurut Lionel Messi timnya seharusnya bisa mendapatkan 2 kali pinalti pada laga melawan Brasil tetapi sepertinya wasit menutup mata dan lebih membela timnas lawan.

Pertandingan tersebut membuat Argentina akhirnya berhasil di bungkam oleh Brasil dengan skor 2-0. Kemarahan Lionel Messi semakin menjadi jadi terhadap wasit yang memimpin pertandingan antara Argentina melawan Chile yang memberikan dirinya sebuah kartu merah.

Secara langsung akhirnya Lionel Messi mengatakan bahwa pertandingan Copa America 2019 yang di pimpin oleh lembaga CONMEBOL sudah berlaku sangat curang terhadap Timnas Argentina dan menuding bahwa CONMEBOL adalah lembaga korup yang bisa di beli dan mengatur agar Brasil menjadi pemenang dalam pertandingan di Copa America 2019 tersebut.

Atas tuduhan yang di layangkan oleh Lionel Messi, pada mulanya CONMEBOL hanya ingin memberikan larangan bermain dalam 1 laga International dan denda sebesar 10rb USD saja, Tetapi dalam berjalan waktu sepertinya di karenakan sikap Lionel Messi yang tidak ingin mengalah, akhirnya CONMEBOL memberikan hukuman yang lebih tinggi terhadap pemain asal Argentina tersebut.

Secara resmi CONMEBOL akhirnya memberikan hukuman Larangan untuk memperkuat Timnas Argentina selama 3 bulan dan denda sebesar 50rb USD. Hukuman tersebut akan mulai di hitung sejak tanggal 3 Agustus 2019 dan akan berakhir di 3 November 2019.

Dengan hukuman yang di berikan oleh CONMEBOL, sudah di pastikan Lionel Messi tidak akan bisa menjalani permainan International apapun bersama dengan Argentina dan ia juga akan absen dalam pertandingan persahabatan yang akan di jalani oleh Argentina dalam melawan Chile, Jerman Dan Meksiko. Argentina yang kehilangan Striker andalannya akan sangat merasakan dampaknya dalam pertandingan yang akan mereka jalani.